Ancaman Sampah

| Thursday, 5 November 2015 |

Saya menemukan spanduk ancaman yang cukup mengerikan ini di Jalan Palagan km 12,5 Gondang Lutung, Donoharjo, Sleman.



Begitu melihatnya, saya jadi merinding, sekaligus prihatin. Apa sudah sedemikian parahkah dunia tata kelola persampahan kita, kok sampai-sampai untuk mengatur sampah pun harus menggunakan asma Tuhan.

Dan itupun belum manjur-manjur amat. Karena nyatanya, di bawah spanduk tersebut, masih ada cukup banyak sampah.

Ada tiga kemungkinan: 1) Si pembuang sampah tidak bisa membaca, 2) Si pembuang sampah membuang sampahnya sebelum spanduk ini dipasang, atau 3) Si pembuang sampah membuang sampahnya setelah spanduk ini dipasang, dan ia tetap nekat membuangnya, karena ia termasuk manusia Indonesia kebanyakan yang kebal terhadap ancaman maut.

Keprihatinan saya semakin bertambah saat ada kawan saya yang komen begini: “Saya pernah lihat peringatan begini 'yang buang sampah semoga impoten', dan ternyata ampuh gus”, saya prihatin karena jebul, bagi banyak orang Indonesia, impotensi jauh dianggap lebih mengerikan ketimbang sebuah kematian.

Duuuuh, Indonesiaku...

*Oh ya, untuk pemasang banner di atas, saya berpesan: lain kali kalau mau nulis asma Tuhan, tulislah dengan kaidah tata penulisan yg benar, yg bener tu Allah atau ALLAH, bukan AllAH...




Buku Agus Mulyadi

46 comments :

  1. Saya turut berdoa, semoga para pembuang sampah sembarang masih takut mati..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, kalau takut impotensi sih, iya

      Delete
  2. Sebagian seperti itu, Gus. Sungai adalah tempat sampah terpanjang di Indonesia :-(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya pernah t, Tanya ma org knapa buang sampah di sungai. Katanya, kalo di sungai ntar sampahnya dimakan ikan gt.

      Delete
  3. Di bekasi Ada t yg nulis gt jg spanduk. Sebelah masjid lagi -.-

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau dekat masjid, bisa jadi doanya lebih manjur, hehehe

      Delete
  4. pernah lihat yang seperti ini juga, ckckck

    ReplyDelete
  5. Duh.. jangankan orang yang (maaf) kurang berpendidikan/kurang mampu, orang kaya (dan kemungkinan besar) berpendidikan saja suka buang sampah sembarangan dari jendela mobil. Miris :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. masalah mental... saya juga masih sering buang sampah sembarangan

      Delete
  6. Tak kiro meh dadi wasit Ahok vs DPRD Bekasi e gus.. iku yo rame masalah sampah og..:D

    ReplyDelete
  7. Mungkin kalo yang buang sampah diancam santet dan sejenisnya mungkin ampuh, Gus. hehee...

    ReplyDelete
  8. @Agus Mulyadi.......hahahahaaaa....itulah Indonesia.......semakin dilarang....ya malah yg dikerjakan....... :-)

    ReplyDelete
  9. Met kenal mas Agus, saya suka cara njenengan berbagi cerita kehidupan sehari-hari. Enak, gurih, dan renyah. pokoke kayak camilan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, matursuwun mas.. semoga betah baca baca tulisan saya

      Delete
  10. muali dari diri sendiri. muali dari kita.
    satu orang ga buang sampah sembaranga setidaknya lebih baik daripada ga ada sama sekali. iya toh?

    ReplyDelete
  11. siapagerangan.com10 November 2015 at 11:22

    yg punya blog kok mirip yg di topik yaaa?
    jadi miris

    ReplyDelete
  12. RUPAMU KOYO SAMPAH COKKK!

    ReplyDelete
  13. Min besok posting Bokep ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. siapagerangan.com10 November 2015 at 11:29

      akujuga mau tuh gan bokepnya

      Delete
  14. Mari KIta Ber SENUG PARTY Mastah :)

    ReplyDelete
  15. yang dibunuh yang posting aja gan!!!! Udah kaya sampah mukanya..

    ReplyDelete
  16. jadi kasian liatnya !

    ReplyDelete
  17. saya suka buku buku nya mas agus :)

    ReplyDelete
  18. saya suka warna kuning!

    ReplyDelete
  19. mas agus Ganteng deh! jadi malu liat mukanya !

    ReplyDelete
  20. siapagerangan.com10 November 2015 at 11:32

    buku porno ya, saya mau dong gan,

    ReplyDelete
  21. Mas Agus ganteng deh, item manis. cocok jadi kekasih gelap :$

    ReplyDelete
  22. Postingannya menarik Kang :D :*

    ReplyDelete
  23. suport mas agus semoga tambah keren2 postinganya

    ReplyDelete
  24. org indonesia memang kebal di segala bidang

    ReplyDelete
  25. boro2 di sumpah di ancam nyata saja masih suka nekat

    ReplyDelete
  26. besok kalo mudik wajib ta foto ini spanduk :D

    ReplyDelete
  27. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  28. ketika bahasa halus sudah nggak mempan lagi, maka bahasa yang tak patut diucapkanlah oleh si pembuat spanduk. jujur. hampir mirip dengan pengalaman saya yang ini loh :

    http://zaky-al-ikhsan-budiman.blogspot.co.id/2015/11/isis-dan-merah-putih.html

    ReplyDelete
  29. tapi saya suka gaya kamu coba deh baca yang ini juga http://rumah-stainless-fiberglass.com/ hehe keren

    ReplyDelete
  30. harus bener di jagain dari sampah organik dan anoganik

    ReplyDelete
  31. doa org teraniaya biasaya di jabah loh hahaha

    ReplyDelete
  32. Bung, itu spanduk deket banget sama tempatku. Saiki wes ucul. Setiap lewat situ selalu pengen tak foto tapi mesti lali tur kebablasen. Untung sampean duwe fotone.

    ReplyDelete
  33. ya ampun yang pasang banner sampai bawa-bawa nama Allah segala.. hmm

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger