Cinta, Antara Karena dan Walaupun

| Wednesday, 27 April 2016 |



Konon, Cinta yang baik terbentuk oleh komponen "Walaupun", bukan oleh komponen "Karena".

Aku cinta X karena dia ....
Aku cinta Y walaupun dia ....

Cinta untuk X memperlihatkan sebuah kepamrihan, sesuatu yang transaksional, ketidaktulusan, penuh alasan, dan berbau timbal balik. Sedangkan cinta untuk Y memperlihatkan sebuah ketulusan, kebesaran hati, kerelaan, serta menerima apa adanya.

Jadi, cara yang baik untuk mencintai seseorang adalah dengan mencari kekurangannya, lalu berusaha untuk sama sekali tidak menggubrisnya...

Eh, btw, saya banyak kekurangannya lho mbak, jadi kalau sampeyan pengin mencintai saya dengan cara yang baik, sampeyan tidak perlu repot-repot mencari kekurangan saya. Kurang enak gimana coba? semua sudah saya sediakan, sampeyan tinggal terima beres.




Buku Agus Mulyadi

32 comments :

  1. Bajigur, kui tak kiro X &Y rumus e, Gus. Hahahahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Njuk rumangsane aku ki meh ngajar rumus persamaan po piye? hahaha

      Delete
  2. Yah, gagal pertamax komen di blog yang fenomenal ini. Filosopinya mantap kali mas. Tapi ujung2nya kenapa jadi merendah gitu, padahal mas Agus banyak kelebihan loh... Justru mas Agus yang harus nyari cewek yang serba kekurangan, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gagal pertamax, sing penting oleh premium mas..

      Delete
  3. Mas " Cinta itu bukan karena, tetapi meskipun " .

    ReplyDelete
  4. Cinta gak pakai karena maupun walaupun. Namanya juga cinta datang begitu saja dari hati. Ngono...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bullshit... saya termasuk orang ndak percaya kalau cinta datang datang tanpa sebab... hahaha

      Delete
  5. bingung gus maksud udah ada segalanya di kamu itu apanya sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. wis tho, rasah macak polos ngono.... hahaha

      Delete
  6. Adapula Meskipun dan daripada..
    Cinta sejati itu bisa buat brayan luar dalam..

    ReplyDelete
  7. njajal ah tekon bojoku soal iki, aq blas ga mudeng je maksude

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, sampeyan ki lho mbak, senengane kok macak polos... hahaha

      Delete
  8. tenang gus... i lope yu lah pokoke...
    mbuehehe...

    ReplyDelete
  9. Walah, apik, mas. Akhir-akhirnya boleh juga tuh, :D

    ReplyDelete
  10. khas pemikirane wong jomblo..
    engko nek wis rabi lak mumet maneh, ra sekedar karena dan walaupun lik..
    tp mugo2 cepet kasih usahane yo lik..

    ReplyDelete
  11. Mudah-mudahan saya salah,"Jones Detected"...

    Hahaha... Guyon Gus.

    Cinta itu bukan karena dan walaupun. Cinta datang dari hati, dari arah yang tidak disangka-sangka...

    Kok ngerti? Aku wes khatam Gus... hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halah, mung ngerti koyo mono ki ra perlu khatam sek, kursus dilit wis iso... hahaha

      Delete
  12. Sing duwe warung ngendi ki..??
    Hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sing nduwe warung gek sibuk mbribik... :v

      Delete
  13. Aku cinta Z, karena walaupun dia...

    ReplyDelete
  14. Aku cinta tasya kamila walaupun dia cantik. GItu?

    ReplyDelete
  15. pantesan aku jomblo soale aku digoleki kekuranganku angel haha

    ReplyDelete
  16. Jadi, ini yang disebut rumus cinta? Mas?

    ReplyDelete
  17. Gus aku kok puenasaran, iku kamarmu sing biasane sampeyan nggo video nek youtube iku nek loteng ala-ala omah eropanan ta?

    ReplyDelete
  18. iya benar, kalau mencintai seseorang itu harus mencintai kekurangannya dulu.

    ReplyDelete
  19. iya mencintai kekuranggannya dahulu bener tuh

    ReplyDelete
  20. Haha, ya betul banget mas gus. Jadi terharu kebangetan.

    ReplyDelete
  21. kalau di pikir-pikir memang benar sih mas.. hhe

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger