Di Atas Mesin Motor

| Sunday, 12 June 2016 |



Semalam, dengan ditemani kawan saya, Nico, saya berangkat ke Artos untuk membeli kasur lipat. Ndilalah, beberapa hari sebelumnya, saya sempat melihat promo kasur murah dari salah satu gerai kasur dan bedcover di artos. Kami berangkat motoran. Nico di depan, sedangkan saya yang mbonceng.

Perjalanan agaknya akan berjalan tanpa aral, hingga kemudian, sesampainya di parkiran artos, terjadilah adegan yang bajangkrek setan alas itu.

Di parkiran, sesaat sebelum memencet tombol tiket parkir, tiba-tiba saya kaget mak tratap karena mendadak ada sesuatu yang mencakar kaki saya yang berpijak pada footstep motor.

Trembelane, ternyata yang mencakar saya itu adalah kucing peliharaan saya yang ikut terbawa di motor. Jebul, sedari rumah, kucing saya ini nangkring di atas mesin motor. Dan kemungkinan ia mencakar karena tak tahan dengan mesin motor yang panas.

Niko terkekeh, sedangkan saya agak syok. Saya masih belum percaya dengan kejadian yang baru saja terjadi pun bingung setengah mati.

“Wis, ditinggal neng parkiran wae,” Kata Nico

“Ditinggal parkiran ndasmu, lha nek engko ilang piye?”

“Halah, kucing koyo mene ki yo sopo sing meh nyolong?”

“Wegah, pokoke mbalik ngomah, kucinge balekke ndisik,”

“Wooo, asuuu, lha iki wis tekan kene, mosok ra sido tuku kasur”

“Prek, pokoke mbalik!”

Saya pun kemudian memutuskan untuk menunda membeli kasur lipat dan membawa pulang si kucing. Nico nampak mencak-mencak sendiri, tapi yo prek. Ini soal penebusan kesalahan karena keteledoran, bukan lagi soal kasur lipat.

Saya langsung membayangkan bagaimana seandainya kucing saya ini tidak tahan dengan panas mesin kemudian bergerak pindah tempat dan terseret ban hingga tubuhnya remuk terkoyak. Juga membayangkan bagaimana seandainya kucing saya terjatuh dari mesin dan kemudian terlindas oleh ban kendaraan lain.

Duuh, jika itu terjadi, maka pastilah saya akan merasa sangat bersalah dan penuh dengan penyesalan.

Beruntung, si kucing bisa ketahuan saat kami sudah berhenti dan berada di tempat parkir.

Saya sudah berkali-kali membaca anjuran tentang mengecek kendaraan sebelum bepergian, karena kucing seringkali nangkring di bagian mesin atau di atas ban. Dan selama ini saya tidak pernah benar-benar mengikuti anjuran tersebut.

Dan peristiwa malam tadi, agaknya bakal menjadi titik balik dalam mengubah kebiasaan saya sebelum bepergian.

*foto adalah adegan rekayasa yang sengaja saya rekonstruksi sebagai ilustrasi dengan menggunakan motor dan kucing yang sama.




Buku Agus Mulyadi

18 comments :

  1. Kucingnya reka adegan we mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi dengan setting posisi yang sama lho itu... hahaha

      Delete
  2. Syukurlah, untung kucingnya enggak kenapa-napa ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ndilalahe mas, untung konangan pas di parkiran

      Delete
  3. Lah kok yo rak ketok yo, Gus. Padahal yo neng kono gonane hahahahhaha

    ReplyDelete
  4. ati-ati kepenyet iku mas, bahaya lek nggk sadar iki ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. lah, wis telat mas le ngekei peringatan.... hahaha

      Delete
  5. pengen ikut ke mall itu mas kucingnya hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dasar kucing tidak tahu diuntung... wkwkwk

      Delete
  6. Karena ini adlh bulan suci,dan kucing adlh hewan kesayangan nabi, makanya si kucing luput dari petaka

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahahaha, alasan yang masyuuuuuuuk....

      Delete
  7. Alhamdulillah kucingnya sehat-sehat aja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ndilalahe... bejone kok yo konangan di waktu dan tempat yang tepat

      Delete
  8. Pengunjung baru ngaturaken izin komen. Menawi kucinge meratapi nasib.

    ReplyDelete
  9. Wealaaaah kang, kang...kebayang kucingmu koyok stunman di film2 action yg gocekan kenceng pas motormu melaju. Untung slamet yo pus. Nek aku dadi si pus, ora trimo tak cakar...tp tak brakot sikilmu kang.

    ReplyDelete
  10. Assalamualaikum Salam sejahtera untuk kita semua, Sengaja ingin menulis
    sedikit kesaksian untuk berbagi, barangkali ada teman-teman yang sedang
    kesulitan masalah keuangan, Awal mula saya mengamalkan Pesugihan Tanpa
    Tumbal karena usaha saya bangkrut dan saya menanggung hutang sebesar
    1M saya sters hampir bunuh diri tidak tau harus bagaimana agar bisa
    melunasi hutang saya, saya coba buka-buka internet dan saya bertemu
    dengan KYAI SOLEH PATI, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama 3 hari
    saya berpikir, saya akhirnya bergabung dan menghubungi KYAI SOLEH PATI
    kata Pak.kyai pesugihan yang cocok untuk saya adalah pesugihan
    penarikan uang gaib 4Milyar dengan tumbal hewan, Semua petunjuk saya ikuti
    dan hanya 1 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah akhirnya 4M yang saya
    minta benar benar ada di tangan saya semua hutang saya lunas dan sisanya
    buat modal usaha. sekarang rumah sudah punya dan mobil pun sudah ada.
    Maka dari itu, setiap kali ada teman saya yang mengeluhkan nasibnya, saya
    sering menyarankan untuk menghubungi KYAI SOLEH PATI Di Tlp 0852-2589-0869
    agar di berikan arahan. Supaya tidak langsung datang ke jawa timur,
    saya sendiri dulu hanya berkonsultasi jarak jauh. Alhamdulillah, hasilnya sangat baik,
    jika ingin seperti saya coba hubungi KYAI SOLEH PATI pasti akan di bantu Oleh Beliau

    ReplyDelete
  11. saya kira itu gak di foto ulang, kasian banget kucingnya, untuk gak terlindas ban motor..

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger