Menjadi Pesakitan Gara-gara Masker

| Friday, 1 September 2017 |

Suatu saat, ketika sedang sekrol-sekrol temlen, iklan masker wajah itu mendadak muncul begitu saja. Iklannya sederhana namun menarik. Iklan yang tersiri dari video penggunaan masker beserta visual betapa ampuhnya ia untuk mengangkat komedo dan sel kulit mati pada wajah.

Sebagai sosok yang merasa punya hubungan kurang baik dengan komedo, saya memutuskan untuk membuka lebih lanjut link di iklan masker tersebut dan kemudian membelinya.

Saya membeli satu box, isi 10 sachet. Di websitenya, harganya 160 ribu, tapi saya dapat diskon, sehingga hanya perlu bayar 125 ribu. Ditambah ongkir 15 ribu, total jadinya 140 ribu.

Nama maskernya Hanasui Naturgo, kemasan box-nya berwarna orange, dengan warna sachet ala-ala merah tembaga dengan gambar wajah seorang wanita memakai handuk di kepala dengan masker hitam yang menutup sebagian wajahnya.



Nah, malam tadi, ketika saya pulang ke Magelang, saya membawa masker ini dan menunjukkannya kepada adik saya.

Bajangkrek setan alas, sama adik saya, saya malah ditertawakan dan digoblok-goblokkan. Lha gimana nggak goblok, ternyata adik saya sendiri juga jualan masker ini, produk dan mereknya sama persis. Dan sampeyan tahu harganya berapa? 20 ribu satu box.

Duh Gusti, dalam berbagai urusan, di dalam keluarga, saya hampir selalu diposisikan sebagai kakak yang unggul dan paham akan banyak hal. Namun untuk urusan masker, saya mendadak berubah jadi pesakitan. "Keluasan ilmu" saya seolah tak ada artinya lagi.

Sonteeeeeee




Buku Agus Mulyadi

8 comments :

  1. HAHAHAHAHAHHAHAHAHA 125 MASIH BISA BELI MIE AYAM BERMANGKOK-MANGKOK TUH XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penjualnya pasti sedih, padahal yang beli Gus Mul XD

      Delete
  2. Kalau urusan permaskeran, Masnya bisa tanya sama saya. *kibas poni*

    ReplyDelete
  3. Setiap manusia pasti punya kelemahan masbro,, dan sudah ketahuan kelemahan masbro adl soal masker,, hehehe yang sabar yaaaak ����

    ReplyDelete
  4. larang soale ngiklan gus, hla gone adikmu ngiklan juga pora?

    ReplyDelete
  5. koplak gus guuuuusssssss ...... asem

    ReplyDelete
  6. Wkwkwkkkk... gmana rasanya mas'keunggulan pun hilang gara2 masker.

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger