Duh, Lupa hitungan rukun wudhu dan sholat

| Tuesday, 23 July 2013 |

Sudah hampir setahun ini, saya punya kebiasaan aneh, yaitu kebiasaan lupa hitungan rukun ibadah. Selama setahun terakhir ini, saya sering sekali lupa dengan hitungan wudhu saya, entah kenapa, setiap kali saya membasuh tangan, muka, atau kaki saya untuk yang ketiga kalinya, saya selalu merasa bahwa itu baru basuhan yang kedua. Maka seketika itulah muncul keraguan, "Ini basuhan yang kedua apa ketiga ya?" Saya pernah bertanya pada seorang Ustadz, dan jawabannya cukup jelas, "tambahkan saja basuhannya agar sampeyan yakin bahwa itu adalah basuhan yang ketiga". Jawaban pak Ustadz ini merujuk pada Sabda Nabi Muhammad SAW dalam isi hadits arbain ke 11, yaitu "Tinggalkanlah apa-apa yang meragukan kamu, bergantilah kepada apa yang tidak meragukan kamu". dan tentu saja saya puas dengan jawaban pak Ustadz ini.

Nah, yang jadi masalah adalah, sampai sekarang, kebiasaan lupa jumlah basuhan wudhu ini tak juga sembuh sampai sekarang. Saya terus saja lupa dengan jumlah basuhan wudhu saya. Jadi boleh dibiang, saya itu wudhu dengan kemungkinan basuhan empat kali, dan bukan tiga kali seperti yang diperintahkan.

Dan klimaknya, kebiasaan lupa ini menjadi makin parah, karena sudah menular pada jumlah rokaat sholat. Setiap kali saya melakukan gerakan sholat pada rokaat yang keempat, saya selalu merasa bahwa itu baru rokaat ketiga. Solusi terbaik dari kebiasaan lupa jumlah rokaat ini sebenarnya bisa diatasi dengan sholat berjamaah, hanya saja bagi saya tidak memungkinkan untuk sholat berjamaah di semua waktu sholat, saya hanya bisa menunaikan sholat secara berjamaah hanya pada waktu Maghrib, Isya', dan subuh. Itupun kadang saya terlewat.

Nah, Karena kebiasaan lupa itulah kini saya kerap kali harus menambahkan sujud sahwi dalam sholat saya (terutama sholat Zuhur dan ashar) untuk menyempurnakan sholat saya. Bayangkan mas mbak, Sujud sahwi kok hampir setiap hari, apa ndak kabengetan itu.

Nah, lewat postingan ini, saya ingin bertanya pada pembaca sekalian, barangkali ada yang punya pengalaman serupa, mungkin bisa memberikan saran atau tips agar kebiasaan lupa saya bisa hilang. Kalau ada, siahkan tinggalkan komentar ya mas mbak.

Sujud Sahwi : sujud tambahan sebanyak dua kali yang dilakukan karena ragu atau terlupa akan salah satu rukun shalat, baik kelebihan maupun kekurangan dalam melaksanakannya. Hukumnya adalah sunat mu’akad




Buku Agus Mulyadi

19 comments :

  1. Saya juga sering ngalamin mas, tapi setelah dipikir pikir itu karena solat/ wudhu kita ga khusuk, coba lebih konsentrasi aja mas. Saya juga lagi belajar konsentrasi saat solat

    ReplyDelete
  2. Seringnya lupa yang menjadi kebiasaan. Nah,...sebenarnya menghilangkanya ya jg harus dengan melakukan "Kebiasaan" yg menghindari hal-hal yang membuat kita seringkali lupa,...

    Salah satunya adalah dengan membiasakan diri untuk Shalat berjamaah. InsyaAllah, selain menghindari kebiasaan lupa juga menambah besar hitungan pahala.

    Kalaupun terpaksa harus shalat sendiri, yaitu tadi benar pendapat mas Rahmat diatas, shalatnya harus lebih KHUSUK. Hayati dan pahami bacaan shalat, penting utk tahu artinya agar shalat bisa lebih KHUSUK.

    Selamat mencoba ya, dan InsyaAllah cepat sembuh penyakit lupanya, hehehe..

    ReplyDelete
  3. sekitar tahun 94-an, saya sering mengalami hal ini. bahkan sampai tahap sangat mengganggu dan menyebalkan. jalan keluarnya sederhana, anggaplah wudlu itu sebagai hal yang ringan-ringan saja. toh nyatanya memang ringan. keraguan itu muncul karena perasaan telalu ingin khusyu'. pengalaman saya sih begitu.

    ReplyDelete
  4. mungkin karena efek kurang konsentrasi...:-D soal sholat sudah saatnya jam'ah di masjid biar gak lupa rak'at sholat nya :-)

    ReplyDelete
  5. nek ndek jaman jik cilik,mben ganti rakaat shalat drijine ditekuk siji he he he...dijamin ra lali mas....bareng saiki wis gedhe,diapalke surat bar alfatihahe ae,dititeni nek surat al ikhlas brati rakaat 3 nek al kautsar brati rakaat 4...nek rung moco al kautsar ojo salam sik..(nek rakaate shalat 4 lho ya)...pokoke rakaat 3 khusus "qulhu..." rakaat 4 special al kautsar.....he he he

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. wudhlu biar nggak kelewat ya tinggal diitung to mas, abis baca doa niat wudhlu trus basuh² sambil treak "satu, duwa, tiga" kan jadi nggak kelewat.
    *treaknya dibatin aja biar gak kaya orang gila.
    Trus kalo rekaat sholat dibikin patokan pada bacaan surat tiap rekaat, misal rekaat satu patokannya kulhuwawoh, rekaat kedua albakoroh, rekaat ketiga falag, rekaat ke empat yasin. jadi gak bakal lupa wong tiap rekaat genap bibirnya dower baca surat panjang.
    Gitu saran dari saya, dan saran saya bisa dimodifikasi sesuai dengan kondisi.
    *bukan gojek agama mas, tapi disesuaikan aja :v
    maaf kalo salah.

    ReplyDelete
  8. Biar lebih khusus niatnya mesti duluan insyahallah g lupa lagi.

    ReplyDelete
  9. Klo pengin ga jadi pelupa sering2 baca Al Qur'an, ga banyak2 gpp, yang penting istiqomah. Dari pengamatan ke orang tua, simbah2, mbokde pakde, bulik paklik, tetangga2, sodara2 yang rajin baca Qur'an dari masa muda sampe tua, di hari tuanya ga ada yang pikun..

    ReplyDelete
  10. Itu bisa sebuah teguran agar kita bisa selalu sholat berjamaah

    ReplyDelete
  11. Sholat berjamaah tidak harus di masjid lho mas Agus,

    solusi lain, menentukan surat pendek yang dibaca, misal. rokaat pertama an naas, kedua al falaq, ke tiga al ikhlas,

    ReplyDelete
  12. kalo ga salah, lupa rakaat pas shalat tuh gara2 hati kita sudah keras (jarang dekat dengan allah / shalat buat formalitas ) dulu pernah liat di khazanah di trans 7

    ReplyDelete
  13. Mungkin karena Gusmul sedang banyak job edit sotosop, hehehe...
    Saran mas ipoul lumayanlah untuk solusi..

    ReplyDelete
  14. Salam kenal. Saya Burhan, dari Gresik

    Coba trik yg ini kang. Pada saat duduk di antara 2 sujud, relax dan santai. Ndak usah terburu. Jauh lebih lama daripada gerakan lain, ndak masalah.
    Alhamdulillah, saya diberi kesembuhan dari hal yg sama karena ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau hitungan 3x pada saat wudhu, itu hanya sunnah. Lebih afdholnya seperti itu. Misalkan kurang darinya, ndak masalah. Toh di Arab sana, katanya kita malah di ejek karena gerakan wudhu sampe 3x
      So, ndak perlu di wajibkan 3x

      Delete
  15. mas gus baca doa meminta perlindungan dr gangguan setan. lupa rakaat shala ada sisi gangguan syaitan. untuk wudhu apakah harus 3x basuh? apa sekali basuh saja sudah sarat sah?

    ReplyDelete
  16. Sholatnya jamaah...insyaAllah gak bakal lupa hitungan lagi...

    ReplyDelete
  17. itu namanya was-was mas agus...coba baca link berikut
    http://www.konsultasisyariah.com/mengobati-was-was/

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger