Berkunjung ke Batik Jayakarta

| Thursday, 26 December 2013 |

Sungguh sebuah kesempatan yang teramat istimewa bagi saya bisa mengunjungi salah satu butik batik paling terkenal di seantero Jawa tengah yaitu Batik Jayakarta. Kendatipun namanya mencerminkan ke-Jakarta-an, namun ternyata Batik Jayakarta ini sangat men-Jawa Tengah, betapa tidak, Butik ini memang terkenal sebagai butik batik khas Jawa tengahan, bahkan tagline yang digunakan oleh butik ini adalah "Koleksi Batik Jawa Tengah".

Kesempatan mengunjungi Batik Jayakarta ini saya dapatkan setelah saya mengikuti acara Rembug Socmed Bareng yang diselenggarakan tanggal 21-22 Desember 2013 lalu di Semarang. Kebetulan Batik jayakarta ini menjadi salah satu destinasi City Tour yang menjadi rangkaian kegiatan.

Batik Jayakarta

Batik Jayakarta ini Berlokasi di Daerah Srondol Semarang, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan 172. Lokasinya yang strategis, yaitu berada persis di jalur naik-turun bus jurusan Semarang-Magelang-Jogja membuat butik ini ramai dikunjungi oleh para pembeli yang menginginkan oleh-oleh batik khas Jawa Tengah.

Batik Jayakarta

Di Batik Jayakarta ini, pengunjung bisa membeli aneka pakaian dan aksesoris fashion batik mulai dari baju hem, jaket, celana, mukena, selendang, maupun rok. Semuanya lengkap, bahkan sajadah batik pun dijual juda disini. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa membeli aneka kain bakal batik yang berasal dari seantero Nusantara. Untuk bahan bakal kain ini, pengunjung bisa membelinya di lantai dua.

Batik Jayakarta

Batik Jayakarta

Batik Jayakarta

Hampir Semua produk batik yang dijual di Jayakarta Batik adalah asli hasil karya pelaku UMKM batik dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Sehingga dengan membeli batik di Jayakarta, pengunjung secara tak langsung juga ikut mendukung kegiatan ekonomi UMKM batik masyarakat Jawa tengah.

Keunggulan lain dari Batik Jayakarta ini adalah harga batiknya yang sangat murah, bayangkan, untuk ukuran butik, batik yang dijual disini harganya amat sangat murah, rata-rata tak sampai 150 ribu, bahkan hem batik di Batik Jayakarta ini harganya rata-rata hanya 50 ribu. Murah bukan?.

Batik Jayakarta

Dengan dilayani oleh pramuniaga yang ramah dan paham akan batik, membuat banyak pengunjung merasa nyaman berbelanja di batik ini, karena selain bisa berkonsultasi tentang batik, pengunjung juga bisa bertanya tentang sejarah batik, asal-usul batik, sampai proses pembatikan.

Satu hal yang sangat saya kagumi dari Batik Jayakarta ini adalah koleksinya yang sangat lengkap. Batik Jayakarta menyediakan aneka bakal batik dengan corak khas daerah dari seluruh penjuru Nusantara. Masing-masing Daerah diberi stand rak khusus yang diberi nama masing-masing daerah asal kain batik yang dijual.

Batik Jayakarta

Saya mencatat ada 24 daerah asal batik yang kain batiknya dipajang dan dijual di Jayakarta Batik, yaitu Jogja, Solo, Pekalongan, Karanganyar, kendal, Demak, Banyumas, Bali, Jepara, Lasem, Tasik, Pati, Brebes, Cirebon, tegal, Madura, Blora, Pemalang, banjarnegara, Semarang, Sragen, Sukohargo, Batang, dan Papua.

Batik Jayakarta

Berkunjung ke Batik Jayakarta, tentu rasanya kurang lengkap jika saya tak membeli batik, maka sebelum saya pulang ke Magelang, saya sempatkan membeli satu stel baju batik. Sebenarnya saya ingin membeli dua stel, yang satu untuk saya, yang satu lagi untuk pacar saya (maksudnya biar bisa couple gitu), tapi berhubung sampai sekarang pacar saya masih berada di Tangan Tuhan, maka jadinya mau tak mau saya hanya beli satu. Yah, Aku Pasrah Tuhan, Jika ini memang KehendakMu.




Buku Agus Mulyadi

10 comments :

  1. nyoto apik tenan batike, wes gek ndang dienggo neng prapatan , sopo ngerti sigaraning jiwo njenengan mudun ning prapatan......

    ReplyDelete
  2. Mantab batiknya,tapi di akhir tulisan blog kok ada yg bikin aku ikut miris tentang yg mAsih nge-jomblo kang Agus iki,pie nek tak kenalke cewek Temanggung wonk nggunung sing pakane sego jagung tp penting ora gemblung.
    Nek gelem ndang ngontel nang Temanggung,kan aku termasuk pendukung pemerintah dalam rangka program mengurangi jomblowan di negri ini:):)

    ReplyDelete
    Replies
    1. walah, meh nggolek sing luar karesidenan je kas.... wkwkwk

      Delete
  3. Wah batiknya apik, harganyapun terjangkau. Mantaaap...

    ReplyDelete
  4. Wah, nek mampir semarang kudu tak parani ki

    ReplyDelete
  5. mas agus,ben maknyus kudune ono foto sampean karo mbak2 ayu pramuniaga ne lah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, lha mbak'e tak jak foto malah mlayu, alesane aku ndarani manekin urip..

      Delete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger