Nama Anak dan Nama Bapak

| Monday, 12 May 2014 |

Kecuali emak, seluruh anggota keluarga saya mempunyai nama dengan properti "Mul". Bapak saya namanya Trimo Mulgiyanto, saya sendiri (seperti yang anda ketahui) namanya Agus Mulyadi, sedangkan kedua adik perempuan saya masing-masing namanya Yuria Dwi Mulyani dan Septiya Tri Mulyani.

Dalam suatu kesempatan, saya pernah mencoba menanyakan hal ini kepada bapak saya, "Pak, Bapak kan namanya Mulgiyanto, aku Mulyadi, trus kedua adiku Mulyani, memangnya sekeluarga harus pakai kata Mul yo pak?"

Saya yakin, bukan alasan 'biar nyentrik dan kompak' yang dipakai oleh bapak untuk menamai nama-nama anaknya ini.

"Yo biar ada keterikatan keturunan gus, nama bapak dan nama anak itu baiknya ada keterikatan dan kesamaan, pokoknya minimal ada unsur pengikat. Makanya unsur Mul dari Mulgiyanto ini sengaja bapak wariskan. Jadinya kamu tak kasih Nama pakai Mulyadi, sedangkan kedua adimu itu tak kasih nama pakai Mulyani", jawab bapak.

Jawaban yang cukup beralasan. Saya pun kemudian teringat dengan dua orang kawan saya, mereka adalah saudara kembar, namanya Harsono dan Haryono, sedangkan bapak mereka namanya Pak Saryono. Ah, mungkin ini yang dimaksud dengan unsur keterikatan nama antara bapak dan anak.

"Tapi pak, apakah nama bapak dan anak harus ada kesamaan agar ada unsur keterikatan?" tanya saya kembali

"Yo ndak harus, Bisa juga nama anak itu diambil dari bagian keseharian si bapak, dari profesi misalnya. Dulu bapak pernah punya kawan seorang penyanyi, sewaktu istrinya melahirkan anak pertamanya, anaknya perempuan, dan oleh si kawan bapak ini, anaknya diberi nama Gitanada Putri Ramadhani."

Sewaktu saya masih SMA, emak saya pernah jadi buruh cuci di rumah salah seorang tentara yang tinggal di kompleks perumahan akademi militer di seberang kampung. Juragan emak waktu itu punya tiga anak perempuan, dan namanya masing-masing adalah Armydia, Armylia, dan Armylinda. Semuanya ada unsur Army-nya.

Saya menduga, awalan nama Army- berasal dari bahasa Inggris Army, yang artinya tentara, Mungkin karena sang ayah adalah seorang tentara.

"Pak, Lha kalau ndilalah besok aku jadi penjual Es Kelapa muda seperti bapak sekarang ini, kira-kira nama apa yang cocok untuk anak-anakku nantinya pak?" tanya saya iseng

Dan bapak saya pun menjawab lugas.

"Gampang, kalau laki-laki, kasih saja nama Bluluk Saputra, kalau perempuan kasih saja nama Blarak Saputri!" kata bapak sambil terkekeh kecil yang kemudian diikuti dengan ledakan gelak tawa kami berdua.

*Bluluk=Bakal kelapa, Blarak=Daun kelapa yang sudah kering tua




Buku Agus Mulyadi

22 comments :

  1. jomblone ojo kok wariske yo Gus

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk, semoga Jomblo bukan genetik....

      Delete
    2. Kuwi adimu nganggo dwi karo tri, kok kowe ora nganggo embel2 gus? Kudune jenengmu Agus Eko Mulyadi

      Delete
  2. kok gak mbok jenengi deganteng ae gus nek lanang, nek wedok deganita :D hahahahahahahhaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nek banci degan taman lawang... wkwkwk

      Delete
  3. HAhahaha.. numpang ngakak aja liat transletnya yg di bawah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, sampeyan ini mau ngakak saja kok mesti numpang... hambok sekali-kali yg mandiri gitu lho mas...

      Delete
  4. lha lek omahmu sandinge kantor pos, lek lanang jenengi suratman, lha lek wedok jenengi surateni.

    ReplyDelete
  5. biasana do dikei jeneng putra opo putri neng mburine lho kang.
    neknu anakmu suk jenengono Dewi Bluluk Putri Mulyadi dan Dewa Blarak Putra Mulyadi
    piye?

    *iki komen meksooooooo....
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. njuk undangan'e "Luk" ro "Rak"...

      *Iki balesan komen meksoooo

      Delete
  6. Hahahah, ya ora bluluk banget sih, Mas. Klamud Saputra aja. Lebih macho. :D
    Bapake lucu yoo,..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah.... nek kelamud, engko diundang "Mud".. malah njuk saru.. wkwkwk

      Delete
  7. Walaaah, blaraaak aku jadi keingetan lagi, Bapak sampeyasn lucu tenan to mas-mas..hehee

    Salam Kenal yo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kelingan opo mbak? opo njenengan sok nggolek blarak? hehehe *mlipir

      Delete
  8. Wah pantesan sampeyan lucu, dari Bapaknya udah nurunin da lucu hehe...

    ReplyDelete
  9. ora batok saputra po tepes saputri ngono kang. wakakak

    ReplyDelete
  10. Nama belakang saya juga ada nama almarhum bapak saya :) tapi kalau di keluarga saya, hanya saya sendiri yang pakai nama bapak, mungkin karena saya anak bungsu hehehe

    ReplyDelete
  11. Jane postingane menarik, tapi luwih menarik neh nek ono fotone :v

    ReplyDelete
  12. Koyo mbahku lik, ngenehi jeneng anake nganggo "Zu" kabeh..

    ReplyDelete
  13. kalau laki-laki, kasih saja nama Bluluk Saputra, kalau perempuan kasih saja nama Blarak Saputri


    Ukoro pamungkas paling dahsyat Gus...

    Moro tresno awaku marang tulisanmu Gus...

    "Magelang, seminggu lagi saya pulaaaang>>>!!!"

    ReplyDelete
  14. Hallo Gus, salam kenal yaa ^^

    Saya baru tau blog kamu dan baru baca hehe. Btw, nama saya dan adik2 jg diselipkan profesi papa saya. Papa saya musisi pemain saxophone, tapi sekarang udah vakum sih karna kerjaan. Ya, saking cintanya sama musik, jadilah nama kami diselipkan nama alat musik.

    Nama saya Inesia Violina Ishendria, adik saya Muhammad Harpa Ramadhan, adik yg paling kecil Muhammad Gitar Ramadhan.

    Lucunya kami ga ada yg bisa memainkan alat musik sesuai dengan nama kami hahah. Saya sendiri ga bisa main biola, yg saya bisa cuma main bass sama suling decoder dan suling bambu waktu SMP hihi.

    Adik saya yg namanya Harpa juga ga bisa main harpa, karna jarang juga yg bisa. Dia hampir bisa memainkan semua alat musik kecuali alat musik tiup, apalagi saxophone.

    Dan adik saya yg namanya Gitar juga ga bisa main gitar, dia cuma bisa main drum dan saxophone.

    Loh kok jadi curhat? hihhii
    Okhay deh segitu aja ikutan komennya. Maaf loh jd curhat :D

    ReplyDelete
  15. Cen keluargamu do senewen GOES. Aku jam semene moco ngakak-ngakak.

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger