Nginguk Pameran Magelang Tempo Doeloe 2014

| Saturday, 17 May 2014 |

Untuk memeriahkan rangkaian acara peringatan hari jadi Kota Magelang yang ke 1108, Komunitas Kota Toea Magelang bekerja sama dengan pemerintah kota dan komunitas-komunitas lokal lainnya selalu menggelar acara Pameran Magelang Tempo Doeloe.

Event ini sudah menjadi agenda rutin sejak empat tahun lalu. Dan untuk penyelenggaraan tahun ini, event Pameran Magelang Tempo Doeloe digelar di Alun-alun kota Magelang dari tanggal 14-18 Mei 2014.

Pameran Magelang Tempo Doeloe adalah event pameran umum yang disusun dengan konsep Jaman Dulu. Karenanya hampir semuanya yang dipamerkan dalam event ini adalah materi-materi yang berbau jaman dulu alias jadul. Ada pameran barang-barang antik, kendaraan kuno, kuliner lawas, juga pameran produk-produk kerajinan UMKM. Tak hanya itu, event ini juga menampilkan aneka kegiatan pendukung seperti nonton bareng film perjuangan, bedah buku, diskusi sejarah, aneka lomba dan permainan bocah, sampai pertunjukan kesenian lokal.

Di hari ketiga penyelenggaraan kemarin, alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk menyambangi pameran yang maha keren ini.

Seperti biasa, Saya datang mengenakan kaos loreng malvinas khas tentara. Kaos ini adalah satu kaos yang paling saya banggakan diantara setumpuk kaos yang saya punya.

Berikut adalah beberapa cuplikan gambar dari Pameran yang maha keren ini.

Sepeda Onthel Kuno VOC
Onthel lawas aneka rupa persembahan Komunitas VOC (Velocipede Old Classic)

Pak Supardi Komikus dan Mas Arif
Stand Pecinta Komik Lawas (tak ada Doraemon dan Detektif Conan disini). © Ak√© Ru

Pameran Magelang Tempo Doeloe
Pengunjung melihat foto-foto Bangunan Kota Magelang jaman dulu.

Uang Kuno
Pameran uang kuno, bisa dilihat, boleh dibeli, jangan diutil © Widoyoko

Tlatah Bocah
Kerajinan pahat dongklek bambu karya anak-anak SD dari komunitas Tlatah Bocah

Mobil Kuno
Gagahnya mobil-mobil kuno dari Magelang dan Daerah sekitarnya © Widoyoko

Barang-barang antik
Koleksi barang-barang antik, dari rantang makanan sampai radio

Sandiwara Radio Tutur Tinular
Koleksi kaset serial radio tutur tinular © Rizki Azhar (Magelang Daily Photo)

Egrang
Unjuk diri bermain Egrang, mainan tradisional yang semakin terpinggirkan © Widoyoko

Magelang kembali
Aksi teatrikal pertempuran "Magelang Kembali" © Widoyoko

Pripun mas mbak? Gayeng tho?

Gayeng sih mas, Tapi mas Agus sendiri mana? kok dari tadi ndak ikut nongol? Oh, tenang, saya juga ikut foto kok. Ini buktinya



Itu saya foto bareng Mas Mameth Hidayat, salah satu dedengkot komunitas Magelang Kembali. Maksud hati sih ingin berpose ala militer, sambil pegang senapan. Biar kelihatan seperti pejuang kemerdekaan Indonesia yang gagah perkakas.

Tapi kalau lihat foto di atas, kelihatannya tampang saya kok malah lebih nampak seperti tawanan perang pasca interogasi ketimbang pejuang kemerdekaan.

Foto bareng mas Mameth Hidayat di atas adalah satu-satunya foto saya selama kunjungan ke Pameran Magelang Tempo Doeloe. Maklum, saya datang sendirian, tanpa kawan, tanpa kekasih. jadi tak ada yang bisa dimintai tolong untuk memfoto saya terus menerus.

Btw, acaranya sangat menarik, seru, dan banyak membangkitkan kenangan masa lalu. Semoga di tahun depan, acara yang super gayeng ini bisa kembali dihelat.

Dan semoga, di perhelatan tahun berikutnya, saya sudah dikaruniai seorang kekasih, agar ada yang menemani (dan ada yang bisa dimintai tolong untuk memfoto). Wajar saja lah, karena datang ke acara sekeren ini tanpa ditemani seorang wanita rasanya kok begitu hambar dan menyiksa. Godaan psikologisnya begitu terasa.

Salam Magelang tempo Doeloe.

***

Seorang pria bertampang sangat bumiputera, dengan kostum serdadu, datang ke event bertema Tempo Dulu. Sendirian, tanpa kawalan, tanpa pendamping. Komplit sudah, benar-benar seperti Bujangan Kolonial.

Dan hingga tiba waktunya pulang, tak satupun noni-noni yang datang menghampiri. Pada akhirnya, saya pun masih terus terjajah oleh asmara yang begitu imperialis.


Omong opo kowe gus????




Buku Agus Mulyadi

17 comments :

  1. "Maklum, saya datang sendirian, tanpa kawan, tanpa kekasih. jadi tak ada yang bisa dimintai tolong untuk memfoto saya terus menerus."

    *selfie dooooongggggg...
    msosok kalah sama anak gaul jaman sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, tak mau.... katanya Selfie membawa sengsara... hehe

      Delete
    2. Kan tukang fotone akeh to kang? Wingi tak fotoke lak wez ngerti ngunu
      Tp nek dadi elek ra oleh komentar, nembe sinau motret soale aq wkwkwkw

      Delete
    3. Akeh sih akeh, tapi ra wani le nembung.. maklum, aku kan pemuda polos dan pemalu

      Delete
  2. jadi itu toh alasannya mas agus gak mau selfiee

    ReplyDelete
  3. Keren Gus. Ternyata kota Magelang wis tuwek ya, hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hoo kang, Magelang ki kota tertua nomor 3 sak indonesia...

      Delete
    2. Wis punjul seko sewu tahun prab...

      Delete
  4. saiki bujang kolomial...wes rak jomlo apal pancasila maneh? cak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita lihat saja bagaimana kedepannya.. hehehe

      Delete
  5. Owalah gus..... ukoromu kui lho mlethis tenan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jaman saiki, ra mlethis ra mangan....

      Delete
  6. Lha kok ra ngejak aku... Jane aku meh ngeliput tapi wes diwakilke sampeyan yo wes.. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha sampeyan ra nembung kon ngajak sih... hehehehe

      Delete
  7. makanya kalo gak ada yang fotoin; selfiee ajaa...
    Ehh Ngomong-ngomong selfiee itu siapa sih?

    ReplyDelete
  8. wawwwww itu aq ma istri (asal Cirebon) ikut masuk gambar di POTO Pengunjung melihat foto-foto Bangunan Kota Magelang jaman dulu. Gayeng tenin...:D...

    ReplyDelete
  9. Apikk lhoo aq kangen mgl kan dadine

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger