Ke Malang, Demi Dewa 19, Ari Lasso, dan Once

| Thursday, 20 October 2016 |

Masih tengah bulan, belum gajian, dan kemarin saya nekat berangkat ke Malang dengan akomodasi seadanya. Semata demi membuktikan bakti saya sebagai Baladewa: nonton konser Dewa 19.

Dan semalam, rasa haus itu akhirnya terobati dengan konser yang begitu istimewa.

Ada satu alasan besar mengapa saya rela jauh-jauh ke Malang untuk nonton Konser Dewa 19, dan alasan itu tak lain dan tak bukan adalah karena Konser yang berlangsung di Graha Cakrawala malam tadi merupakan pertama kalinya Dewa 19 tampil dengan dua vokalisnya sekaligus: Ari Lasso dan Once Mekel.



Tentu ini momen spesial yang sangat rugi untuk dilewatkan oleh siapapun yang mengaku sebagai Baladewa. Memang sebelumnya mereka pernah tampil sepanggung, tapi itu bukan murni konser Dewa 19, yaitu saat konser Mahakarya Ahmad Dhani di Jakarta Convention Centre, Senayan, 13 Juni 2012 silam, serta di konser hajatan nikahannya Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, 25 Oktober 2014 lalu di Bali (tolong koreksi jika saya salah).

Tampil dengan dua vokalis sekaligus membuat lagu-lagu Dewa seakan dibawakan sesuai dengan kodrat dan khitahnya. Bagaimanapun juga, lagu-lagu legendaris seperti Restoe Boemi, Kirana, Satu Hati, hingga Cinta Kan Membawamu Kembali memang hanya layak dinyanyikan oleh Ari Lasso. Begitupun juga dengan lagu-lagu seperti Pupus, Dua Sejoli, Arjuna, hingga Sayap-Sayap Patah yang memang hanya layak dinyanyikan oleh Once Mekel. Bukan sebaliknya.

Semalam, Ari menyanyikan tujuh lagu, sedangkan Once dua belas. Mereka kemudian berduet di dua lagu terakhir, menyanyikan "Kangen", dan "Kamulah Satu-Satunya. Benar-benar malam yang indah.



Anda mungkin menganggap saya berlebihan, tapi jujur, di konser malam tadi, saya berkali-kali meneteskan air mata, mungkin karena trenyuh, atau mungkin karena terlalu menghayati lagu "Pupus" entahlah, Tapi yang jelas, saya tak menyesal menumpahkan air mata saya di momen yang begitu istimewa tersebut.

Rasanya saya benar-benar tak ingin beranjak dari tribun. Bahkan saat lagu Satu Hati dibawakan dan kemih saya tak bisa diajak bekerja sama, saya sempat kepikiran untuk ngompol saja di celana saking tidak inginnya saya berpaling dari konser, sebelum akhirnya saya mengalah kepada si kecil.





Yah, Bagaimanapun, Dewa 19 tetaplah Dewa 19. Band lain mungkin melahirkan Album, tapi Dewa 19 tidak, ia melahirkan Romansa.

*maaf, saya tak punya foto atau video saat konser berlangsung. Saya bukan orang bodoh yang bayar tiket mahal dan rela antri berjam-jam hanya untuk merekam konser Dewa 19 alih-alih menikmatinya dengan kekhusyukan yang teramat khidmat.

---

TAMBAHAN:

Ada banyak yang tanya gimana saya bisa foto sama Once dan Yuke kemarin setelah nonton konser (lihat postingan saya sebelumnya).

Ada yang menduga saya beli tiket platinum dan bisa ikut meet and greet, ini perkiraan yang salah, saya tidak sekaya itu untuk bisa beli tiket platinum. Ada juga yang menduga saya merangsek masuk menembus barikade pengamanan dan memaksa foto bareng bersama, ini dugaan yang jauh lebih salah lagi, saya tak se-heroik itu sebagai seorang baladewa.

Jadi begini, setelah rampung konser, saya dan dua kawan saya (sengaja nggak saya mensen, takut mereka ge-er) nongkrong di sebuah cafe di di bilangan Klojen. Cafe ini sengaja kita pilih karena setelah kita keliling kemana-mana cari cafe, ternyata, cuma cafe inilah yang masih buka.

Di Cafe inilah saya sempat beli air mineral yang seharga delapan belas ribu itu (aqua, tapi botolnya kaca, nggapleki tenan).

Nah, jam setengah dua pagi, ketika pengunjung cafe sudah mulai berguguran. Datanglah rombongan sejumlah dua mobil. Rombongan inilah yang di dalamnya ada Once dan juga Yuke.

Dasar rejeki anak lumayan saleh...

Jam setengah tiga pagi, sebelum saya dan dua kawan saya memutuskan kembali ke homestay, saya nekat mendatangi rombongan tersebut dan minta foto bareng Once dan Yuke.

“Mas Once, saya ini datang jauh-jauh dari Magelang, jadi sebagai kenang-kenangan, boleh lah saya meminta foto?”

Once tersenyum, dan langsung merangkul saya, “Lho, bukannya tadi kelihatannya sudah ya?” kata dia sambil tersenyum mencandai saya.

Saya pengin menjawab, “Sudah ndasmu qwerty kuwi, hurung su!”, tapi saya keburu sadar, dia adalah Once, bukan teman nongkrong ataupun teman TPA, jadi saya urungkan jawaban itu. Saya lantas menjawab, “weeee, belum mas...”

Kami lantas berselfie. Dan tercetaklah foto itu.

Saya lantas mendatangi Yuke, dan meminta foto bareng, hanya saja dengan percakapan yang berbeda.

“Mas Yuke, beberapa waktu yang lalu, kita sempet ketemu di Tirtodipuran, Pas mas Yuke ngejam, cuma waktu itu, saya nggak sempet minta foto, jadi sekarang, sebagai penebusan, ijinkan saya minta foto bareng,"

Dengan keramahan yang tak jauh berbeda dengan Once, si Bassist ini pun langsung memasang pose, merangkul saya, dan cekrek, foto pun tercetak.

Begitulah nda... begitulah...

Dan entah mengapa, setelah berhasil berfoto dengan dua pentolan Dewa 19 itu, air mineral yang seharga delapan belas ribu jadi terasa sangat murah, ya... sangat-sangat murah...

Ah, coba harga air mineralnya lima puluh ribu, mungkin saya sudah bisa selfie saya Maia Estianty




Buku Agus Mulyadi

37 comments :

  1. Kok koe rak foto ro Dhani, Gus? Hahahahahhaha

    ReplyDelete
  2. Keren mas Agus, bisa jalan2 sembari selfi lagi :)
    Duh, semoga bisa seperti sampean mas..

    ReplyDelete
  3. Dengerin lagu pupus air matamu meleleh.. ahhh dasar BUAYA kamu gus... wkwkkwkwk...

    Itu bang once sama bang Yuke pasti bingung pas foto sama kamu gus... hati mereka mungkin bilang begini... SEMPRUL... MAKHLUK APAAN INI?
    Hahahahaaaa..........

    Medang sik gus :)

    ReplyDelete
  4. Awakmu ancen ngrejekeni Gus. Njajal nek ra enek kowe paling once yo ra bakalan ning cafe Rumah Opa kuwi hahaha

    ReplyDelete
  5. Sbgai salah satu Baladewa,,sy iri berat gus..
    Bkn iri nonton konser nya..tp foto bareng nya..
    Kampreeettt lu guss....
    Oiya foto bareng Once nya jgn diedit bareng calon bini ya...Wkwkwkwkkkk....

    ReplyDelete
  6. Once tetap tampan ya...><

    Dan mas Agus Mul tetap bejooo

    Yaaampuun kapan mereka ke Medan

    ReplyDelete
  7. Kebetulan saya juga BalaKurawa...eh, bala dewa, Mas. Yang merangkap Slangkers.

    Mungkin sesuatu yang sangat mahal akan menjadi murahan dalam suasana dan kondisi tertentu. Saya kira Mas Gus Dur..eh, Gus Mul, tahu soal ini.

    ReplyDelete
  8. Kereeennn.. pancen bejo tenan sampean mas.. hahahaha...

    ReplyDelete
  9. Kocak pas baca tambahannya itu mas.. wkwkwkwk

    ReplyDelete
  10. Mas Agus apa kabar? salam kenal. Mas aku arep tako' yo,,, Graha cakrawala ki sisih ndi to,,,?

    ReplyDelete
  11. gak nyari maia estianty aja gus, biar ada foto bareng cewek gitu loh, mosok sama cowok terus fotonya. :)

    ReplyDelete
  12. Hebat bisa ketemu tanpa susah2,

    ReplyDelete
  13. Mantab.. Begja bgt. Rejeki g kmna..

    Sy msih nyimpen koleksi kaset pita nya dewa 19, jmn SD dan awal SMP smpet jd baladewa minimalis sblm pindah aliran k Jpop..

    ReplyDelete
  14. Hahaa, napa gak dijawab "Sudah ndasmu qwerty kuwi, hurung su!" aja mas? pasti jadi seru ceritanya.

    ReplyDelete
  15. sangar... berani berkorban untuk idola..

    ReplyDelete
  16. wah enak ya bisa foto bareng hehe

    ReplyDelete
  17. walah sampean dulu juga kesana to mas, kok ketemu sampean aku.. hahahaa

    ReplyDelete
  18. jadi inget masa dulu rek.
    Kui ngenten pisan :D.
    Sekali lagi postingan keren dari kang agusmulyadi

    ReplyDelete
  19. asiknya bisa liat dewa. saya hanya bisa menikmati mp3 nya saja.

    ReplyDelete
  20. ente memang luar biasa sekali mas Agus

    ReplyDelete
  21. mas agus ni yang pernah masuk tivi one, kl ga salah ttg edit2 foto artis itu kannn??
    teryata skg udah alih profesi yak jd blogger

    ReplyDelete
  22. Keren dan beruntung sampeyan bisa foto bareng sama orang terkenal itu.

    ReplyDelete
  23. kereennn, pasti pada ngilerrrr. hehe
    itu pas selfi sama once agak sedikit mirippp mas.

    ReplyDelete
  24. wih.. itu mas agus gak kalah tamvan sama once

    ReplyDelete
  25. weuih keren juga mas agus. eh salah sampingnya maksudnya hehehe, semoga ketularan

    ReplyDelete
  26. Gus gus.. koe mandan mirim oncee luh..

    ReplyDelete
  27. serubanget dah keliatannya nonton konser nya :)

    ReplyDelete
  28. gini nih kalo udah fans berat mah :D

    ReplyDelete
  29. Raimu pasaran mas mulane dikiro wes foto hahahaha

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger