Sandal Hotel Sandal Swallow

| Tuesday, 22 November 2016 |

sandal swallow

Saya selalu menganggap sandal hotel sebagai sandal yang prestisius. Ia mampu membawa kesan bahwa si pemakai adalah orang makmur sentosa yang sanggup membayar biaya tidur semalam minimal setara upah tukang bangunan selama seminggu kerja.

Dibandingkan dengan sandal swallow yang memang sudah satu tarikan napas dengan kata "jelata", tentu sandal hotel punya kasta yang jauh lebih tinggi.

Namun seiring berjalannya waktu, kualitas akan selalu menunjukkan jalannya.

Seprestisius apapun sandal hotel, ia tak akan pernah bisa membawamu berjalan jauh, sebab sejatinya, ia hanya sandal spons yang ringkih dan murahan. Sebaliknya, sejelata apapun sandal swallow, ia akan selalu siap kau ajak untuk menyusuri jalanan yang jauh dan berbatu sekalipun, sebab ia adalah sandal karet yang kuat dan nyaman.

Saya memang sedang berbicara soal sandal, bukan soal cinta. Tapi silakan jika anda mau menarik garis lurusnya.

Sebab, pada akhirnya, cinta juga soal perjalanan jauh.




Buku Agus Mulyadi

29 comments :

  1. swallow tetep aja teman setia kita

    ReplyDelete
  2. suka di bawa pulang tuh gus pernik hotel

    ReplyDelete
  3. boleh bawa aja sudah termasuk biaya hotel

    ReplyDelete
  4. handuk dan sikat gigi sering hilang di hotel di bawa pulang

    ReplyDelete
  5. Dari judulnya, kirain MAs Agus mau pantun

    ReplyDelete
  6. sandal jepit sandal segala medan. selain merakyat murah tur iso ngo napluk uwong kwowkowkwok

    ReplyDelete
  7. Ra iso komen aq mas,

    Oiyo mas, aq juga ndue sendal ngo calon pacar

    ReplyDelete
  8. Mantep mas.. sederhana, Menggelitik tapi penuh makna.. mas gusmul emang muantep :v

    ReplyDelete
  9. Intinya swallow selalu ada di hati. wkwkwkw

    ReplyDelete
  10. Kemewahan semu ya..
    Swallow tk tertandingi !!

    ReplyDelete
  11. swallow selalu d hati ahahaa :D

    ReplyDelete
  12. Postingan ini disponsori oleh..swallow 😀😁

    ReplyDelete
  13. Sandal Swallow, tangguh disegala medan.
    Saya setuju dengan pola pikir Sampean Mas :D

    ReplyDelete
  14. Swallow sandal berjuta juta umat wkwkwkwk

    ReplyDelete
  15. Joss pokok men, Swallow sandal enting tur yo penak

    ReplyDelete
  16. Kalo sandal melly biru melambangkan nopo Gus ?
    Tulisan-tulisan Sampeyan banyak menginspirasi saya.

    ReplyDelete
  17. awas jangan dibawa pulang sendalnya

    ReplyDelete
  18. Ada Tips Merawat Swallow biar gak hitem taline Lek

    ReplyDelete
  19. hahaha, kalau suamiku malah kayak koleksi gitu. Sekalinya pergi ke luar kota pasti diboyong pulang tuh sendal. Meskipun kebanyakan sendal hotem kualitasnya jelek.

    kecuali hotel super mahal yg sendalnya gak boleh dibawa pulang hehe

    salam kenal
    Bunda Naila

    ReplyDelete
  20. Kalo begitu kasusnya unik, ya. Mendapatkan sesuatu yang gak bisa diandalkan dengan harga mahal. Janganlah cintamu seperti itu Gus.

    ReplyDelete
  21. Jika swallow saja dapat mengerti tentang memberi rasa nyaman, bukankah cinta seharusnya juga demikian? ��

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini

Tambahkan saya di Google+

 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger