Kekaguman dan Kecemburuan Perempuan

| Wednesday, 13 February 2019 |

Untuk produk motor, bir, rokok, dan produk-produk lainnya yang identik dengan konsumen laki-laki, hampir bisa dipastikan bahwa salesnya adalah perempuan.

Hal tersebut adalah imbas dari realitas dunia marketing, di mana laki-laki memang cenderung tertarik pada perempuan, termasuk produk yang ia jual.

Nah, jika menggunakan konsep tersebut, maka seharusnya produk-produk yang identik dengan konsumen perempuan seperti busana perempuan atau kosmetik, harusnya salesnya adalah laki-laki. Sebab sebaliknya, perempuan lazimnya kan tertarik sama laki-laki.

Namun yang terjadi di lapangan, nyatanya tidak demikian. Sales untuk produk-produk perempuan sebagian besar tetap perempuan. Sales lipstik Wardah tetaplah perempuan. Sales kutang sorex juga tetap perempuan. Sales kerudung (baik yg syar'i maupun yang tidak) juga perempuan.

Mengapa bisa begitu? Usut punya usut, ada satu teori yang menyatakan bahwa hal tersebut ada sangkut pautnya dengan psikologi ketertarikan.

Lelaki cenderung tertarik dengan perempuan cantik, dan cenderung tidak suka dengan lelaki tampan (mereka menganggapnya sebagai pesaing). Sedangkan pada perempuan, mereka cenderung suka dengan lelaki tampan, tapi tidak benci dengan perempuan cantik (mereka malah cenderung mengagumi).

Itulah kenapa perempuan banyak yang jadi sales baik untuk produk lelaki maupun produk perempuan, sebab mereka disukai laki-laki namun juga tidak dibenci oleh sesama perempuan.

Saya sangat setuju dengan teori tersebut, sebab saya berkali-kali membuktikannya.

Kejadian seminggu yang lalu mempertebal keyakinan saya.

Saya sedang bersama Kalis di bandara seminggu yang lalu. Ia mengantarkan saya yang saat itu akan berangkat ke Bengkulu karena ada urusan pekerjaan.

Sebelum saya check in, kami duduk-duduk sebentar di depan gerbang masuk jalur pemberangkatan. Yah, sekadar menghabiskan waktu sejenak sebelum kami berpisah.

Kami ngobrol-ngobrol soal beberapa hal.

Saat kami sedang asyik ngobrol, mendadak lewat seorang perempuan yang, menurut mata lelaki saya, sangat seksi dan sintal. Pakaiannya sangat mini, sehingga pahanya yang putih dan indah terlihat dengan begitu jelas.

Mata lelaki saya bereaksi. Saya sempat melirik perempuan itu saat ia berlalu.

Walau hanya sebentar, namun Kalis ternyata sadar kalau saya melirik perempuan yang secara visual sangat seksi dan menggoda itu.

Ia kemudian menghalau pandangan saya.

“Nggak usah lama-lama ngelihatinnya...” katanya dengan pasang tampang jengkel.

Saya yang sudah kadung ke-gep tentu saja tak bisa mengelak.

“He he he, mbaknya seksi,” kata saya.

Saya kemudian fokus kembali pada Kalis. Kami melanjutkan obrolan kami yang tadi sempat terputus sejenak karena kehadiran si perempuan seksi.

Tak berselang lama, Kalis mendadak menengok ke arah perempuan seksi yang tadi sempat saya lirik.

Ia kemudian berkata kepada saya, “Iya ya, Mas. Mbaknya seksi. Pahanya bagus, putih mulus...”

Saya tentu saja ngakak nggak karuan.

“Kandhani og!!!”




Buku Agus Mulyadi

5 comments :

  1. sama halnya cowok pegangan tangan sama cowok lain ditempat umum pasti bakal dianggap gay. wkwkwk

    ReplyDelete
  2. Paha putih kui beneran paha opo pake celana warna putih, Gus? Mohon dibuktikan dengan gambar, biar lebih asyik hahahhhaha

    ReplyDelete
  3. Apa yang dikatakan Agus emg benar, sya setuju. Soalx jarang saya mendengar pria memuji pria. Mgkin hanya 10% dari 100 %.Kalau perempuan sih, biasa saling memuji. He he he

    ReplyDelete
  4. Hmmm...mungkin agus benar, lelaki itu memang mata keranjang khususnya keranjang buah dan paha. he he he :v

    ReplyDelete
  5. gambare endi gus,ojo mung critone tok,dadi iso cleguk bareng2...

    ReplyDelete

Tentang Saya

Saya Agus Mulyadi, biasa dipanggil Gus Mul (bukan lulusan pesantren seperti Gus Dur, Gus Muh, maupun Gus Mus. Gus Mul hanya akronim dari nama saya). Blogger dan Freelance Layouter. Kini berusia 24 tahun. Aktif di Karang Taruna dan Komunitas Blogger Magelang Pendekar Tidar. Profil lebih lengkap, Lihat Disini
 
Copyright © 2010 Agus Mulyadi Blog , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger