Agus Mulyadi Njaluk Rabi

Harga Diri Operasi Gigi

| Wednesday, 18 April 2018 |

Kemarin saya ke dokter gigi, ada masalah serius dengan gigi geraham saya. Ia tumbuh dengan posisi miring yang mengharuskan untuk dicabut disertai dengan tindakan operasi impaksi.

Pasca operasi, saya ngobrol-ngobrol ringan sama dokternya. Ia sangat ramah dan telaten. Gerak-geriknya menyenangkan.

Hingga pada satu kesempatan, ia menanyakan hal yang cukup membuat saya terhenyak. Pertanyaannya sedikit mengoyak harga diri saya.

“Mas sudah tahu kan biaya operasinya?”

Hati saya saya agak mencelos. Saya merasa sedikit diremehkan. Dikiranya saya miskin apa? dikiranya saya nggak punya duit apa? Apa tampang saya kurang kualitatif untuk bayar biaya operasi? Begini-begini saya ini redaktur Mojok yang sudah pernah masuk tivi.

Saya jawab saja mantap, “Sudah.”

Saya kemudian langsung beranjak ke kasir untuk menyelesaikan pembayaran.

Begitu sampai di kasir, saya dikasih tahu berapa biaya yang harus saya keluarkan.

“Satu juta enam ratus, Mas,” kata mbak Kasir.

Saya langsung mak jegagik, dan kemudian langsung tersadar, bahwa saya ternyata memang miskin.

Pantas saja tadi dokternya nanya begitu.



Ebook Agus Mulyadi

8 comments :

  1. murah kuwi. dokter ngendi mas?

    ReplyDelete
  2. ikuti juga blog saya Mas, www.mulaisajamenulis.com

    ReplyDelete
  3. Ikuti blog saya mas,https://polizpedia.com
    Mutur suwun

    ReplyDelete
  4. sekolahnya juga mahal dokternya, jadi ya musti cash back secepat cepatnya

    ReplyDelete
  5. Gigi geraham saya juga tumbuh miring nih. Apa perlu kaya dulu untuk operasi?

    ReplyDelete
  6. Gigi saya baik-baik saja, apa perlu di operasi juga biar keliatan kaya?

    ReplyDelete
  7. jangan mau mas, pasang lagi aja giginya

    ReplyDelete

Tentang Saya

Agus Mulyadi, seorang blogger, penulis, dan digital storyteller. Lahir di Magelang, 3 Agustus 1991. Sering menulis artikel ringan tentang politik, sosial, isu-isu populer di media sosial, serta catatan reflektif tentang kehidupan sehari-hari utamanya yang berkaitan dengan kehidupan pribadi, kawan, dan keluarga.

Pernah bekerja sebagai pemimpin redaksi di Mojok.co, sebuah media opini alternatif berbasis di Jogja. Sekarang menjadi manajer di Akal Buku, sebuah toko buku online sederhana yang saya jalankan bersama istri saya.
 
Copyright © 2010 Blog Agus Mulyadi , All rights reserved
Design by DZignine . Powered by Blogger